Posted by: laila | April 4, 2009

Pepes Tahu Pedas…

Di suatu siang nan panas, di suatu kota, mampirlah diriku ini ke rumah makan, lunch ceritanya. Rumah makan ini bergaya prasmanan. Ambil lauk, sambel dan lalapan sendiri, tapi nasi dan minuman harus pesen. Aneka sambel tertata di meja, hummmm…aku suka sekali sambel, kucobain satu2 deh. Untuk lauk, ada macem2 juga: ayam, belut (hiii…i hate it), ikan, bakwan jagung, otak goreng, dll…..Dan….ada “aneka pepes”, waaaah. Diriku ini penyuka pepes dan makanan yang dibungkus daun lainnya. Makanan dibungkus daun yang biasanya muncul di rumah : pepes pindang campur urap daun ketela pohon, pepes peda, garang asem, bothok, karanggesing (kategori penganan : pisang diiris, dicampur santan, dibungkus daun).

Di rumah makan itu aku memilih pepes tahu dan pepes jamur, dua macam pepes yang belum pernah muncul di rumah. Pepes tahu dan jamur bentuknya mirip, keduanya berwarna kuning, cuma yang jamur muncul coklat2, ya jamurnya itu. Warna kuningnya kayaknya santan yang mengental plus kunir sedikit. Rasa pepes tahu enak, gurih, tapi tidak pedas. aku suka makanan pedas. Dari situ, diriku ingin mencoba bikin pepes tahu tapi pedas, dan ditambah bahannya mudah didapat.

Diriku terbiasa masak untuk porsi minimal 5 orang (jml orang dirumah), tapi kali ini aku buat untuk 20 porsi, coz tersedia 10 tahu, tak buat saja sekalian semuanya.

Pepes Tahu Pedas

Bahan-bahan : 10 buah tahu, daun pisang secukupnya (buat bungkus, dalam hal ini aku g beli, minta tetangga sebelah), biting untuk menyemat daun pisang (hehehe aku ambil dari seblak kasur).

Bumbu : 5 buah bawang merah, 7 buah bawang putih, 3 buah kemiri, 1/2 sendok teh ketumbar, cabe merah suka2 banyaknya, garam secukupnya, gula pasir sedikit saja.

Cara membuat :

Haluskan semua bumbu. Kemudian haluskan tahu. Masukkan bumbu halus kedalam tahu yang sudah dihaluskan. Aduk hingga rata.

Ambil tahu secukupnya, lalu bungkus dengan daun pisang dan semat dengan biting. Kukus selama 30 menit.

Mudah kan bikinnya…silahkan dicoba…

:P piringnya itu2 aja, maklum yang cocok buat difoto cuman itu. Kali ini g dihias, lagi males…

Ngomong2 soal tahu. Tahu putih paling enak menurutku tahu dari Kediri dan Sumedang. Gurih tahunya. Tahu Kediri banyak dijumpai di Solo dan sekitarnya. Klo tahu Sumedang aku g tahu, ngertinya y yang dah digoreng dan biasa dijajakan di pinggir pertokoan ato jalan. Tahu yang biasa dijual Semarang, Kudus dan sekitarnya, rasanya agak kecut n g gurih…untuk mengolahnya bumbunya harus kuat, biar kecutnya rada2 ilang.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.